Anak Rembulan Negeri Misteri di Balik Pohon Kenari ePUB

Anak Rembulan Negeri Misteri di Balik Pohon Kenari [Read] ➪ Anak Rembulan Negeri Misteri di Balik Pohon Kenari ➲ Djokolelono – Natus-physiotherapy.co.uk Nono ketakutan Kenapa dia bisa tersesat di dalam sebatang pohon kenari Padahal dia hanya ingin mengambil sepedanya yang tersandar di sana Dan siapa pula anak berkulit hitam misterius yang memancingnya Nono ketakutan Negeri Misteri PDF/EPUB ¾ Kenapa dia bisa tersesat di dalam sebatang pohon kenari Padahal dia hanya ingin mengambil sepedanya yang tersandar di sana Dan siapa pula anak berkulit hitam misterius yang memancingnya ke sana Nono ingin keluar Tapi di dalam pohon itu membentang dunia berbeda Dia tiba di zaman BelandaItu belum seberapa Masih banyak hal hal aneh lain Misalnya gadis bermata biru cantik Anak Rembulan ePUB í yang bisa berubah menjadi burung kenari Gerombolan Semut Hitam Anak Rembulan Dunia macam apa ini Nono ingin sekali kembali ke rumah kakek buyutnya yang nyaman di Wlingi Tapi mungkinkah dia bisa kembali kalau ternyata dia harus memimpin sebuah perang mencekam di dunia misteri ituDua genre yang membuat penikmat buku meragukan kecanggihannya sewaktu tahu penulisnya asli Rembulan Negeri Misteri di Balik Kindle - Indonesia adalah konspirasi dan fantasi Namun membaca Rembulan Negeri Misteri eBook ´ Anak Rembulan siapa pun akan mendebat pendapat itu dan meyakini waktunya anak negeri unjuk gigi Sangat lokal fantastik dan tak terlupakan—Tasaro GK penulis trilogi Muhammad Saya senang bisa membaca lagi karya terbaru Djokolelono Imajinasinya sangat kuat membangun plot cerita fantasi lokal yang nggak kalah keren dengan fantasi asing—Benny Rhamdani penulis buku dwilogi Mimpi Sang Garuda dan Garuda di Da.


10 thoughts on “Anak Rembulan Negeri Misteri di Balik Pohon Kenari

  1. Luz Balthasaar Luz Balthasaar says:

    37 deh hehehe Saia bulatin ke bawah karena rating keseluruhannya masi 389Ihik ihik Kayak IP Mahasiswa teladan aja Saia suka Nono Saia sukaaaa banget sama Saarce view spoiler Baik Saarce versi mimpi maupun Saarce versi asli Walau saia tetep berasa aneh menemukan anak asli Indonesia yang penampilannya bule abis Bukannya itu ga mungkin memang karena bisa aja sih kalau dia leukistik karena mutasi spontan hide spoiler


  2. Raafi Raafi says:

    Gabungan penceritaan ulang legenda Gunung Kelud dibumbui sejarah kedatangan Cornelis de Houtman ke Kepulauan Rempah Rempah istilah yang disebutnya untuk Nusantara pada tahun 1550 anSeru penuh aksi dan banyak tokoh Menggabungkan unsur realita dan fantasi sebagai alam mimpibawah sadar Alurnya cepat Namun saking cepatnya sampai terengah engah Masih banyak pertanyaan tentang tokoh dan alur cerita yang tidak terjawab dan sepertinya disengajakan agar pembaca menerka nerka hal tersebut dengan imajinasi sendiriBuku perdana karya Eyang Djoko yang kubaca Novel fantasi lokal kedua sepertinya yang kubaca tahun ini


  3. Uci Uci says:

    Seru nggak kalah menurut saya dengan novel fantasi karya penulis Barat seperti Percy Jackson misalnya Saya membandingkan dengan Percy karena sama sama ditujukan untuk pembaca anak dan sama sama menampilkan tokoh tokoh legenda Kepiawaian Djokolelono dalam bercerita membuat kisah ini sangat mengalir dan enak dibaca diselingi humor di sana siniTerlepas dari kover yang kurang menggambarkan isi novel dan dua ilustrasi yang tidak sesuai deskripsi jadi penasaran ilustratornya sempat membaca dulu nggak ya sebelum menggambar? saya sangat menikmati Anak Rembulan dan malah jadi penasaran dengan novel fantasi karya Djokolelono sebelumnya Jatuh ke Matahari Masih ada yang jual nggak ya?Seandainya novel ini dicetak ulang dan direvisi saya membayangkan ilustrasi di halaman pertama sepertinya keren banget kalau dijadikan kover D


  4. Ary Nilandari Ary Nilandari says:

    Waktu kecil aku membaca dan menyukai karya karya Pakde Djoko dan sekian puluh tahun kemudian aku menyunting karyanya Wow


  5. htanzil htanzil says:

    Masih ingat dengan Djokolelono? Beliau adalah penulis novel produktif di era 70 80an Novel debutannya yang berjudul “Jatuh ke Matahari” merupakan novel fiksi ilmiah paling awal yang ditulis oleh penulis Indonesia novel tersebut diterbitkan oleh Pustaka Jaya pada tahun 1976 setahun sebelum George Lucas merilis Star Wars yang kelak menjadi sebuah fenomena budaya dalam sejarah dunia fiksi ilmiahSetelah sukses dengan novel pertamanya Djokolelono membuat sekuelnya berjudul Bintang Hitam Pustaka Jaya 1976 lalu dilanjutkan dengan menulis novel berseri Penjelajah Antariksa 3 judul Gramedia 1985 1986 Selain menulis novel fiksi ilmiah Djokolelono juga dikenal sebagai penulis buku anak anak salah satunya adalah seri Astrid Gramedia 1980 an selain itu juga dikenal sebagai penerjemah buku buku fiksi seperti Petualangan Tom Sawyer seri cergam Mimin Mallory Towers buku2 Enid Blyton dll Karya karyanya baik novel maupun karya terjemahannya diterbitkan oleh Pustaka Jaya Gramedia dan BPK Gunung MuliaSetelah sekian lama namanya tidak lagi terdengar di jagad raya perbukuan tanah air kini Djokolelono kembali hadir dengan karya terbarunya yg berjudul Anak Rembulan – Negeri Misteri di Balik Pohon Kenari sebuah fiksi fantasi dengan tokoh seorang anak lelaki berusia 10 tahun yang bernama NonoDikisahkan Nono sedang berlibur ke rumah kakeknya di Wlingi sebuah kota kecamatan yang letaknya diantara kota Malang dan Blitar Saat dirinya sedang bersepeda sendirian di kota itu ia tertarik untuk melihat dari dekat sebuah pohon kenari raksaksa yang berada di pinggir kali Njari di kaki gunung Kelud Ketika ia sampai di pohon kenari itu tiba tiba saja ia terseret oleh aliran sungai Njari dan ia terbawa masuk ke dunia di balik pohon kenari dunia masa silam ketika pasukan Belanda yang dipimpin oleh Cornelis de Houtman tiba di tanah Jawa 415 tahun yang lampauHal pertama yang dijumpai Nono di dunia dibalik pohon kenari adalah dirinya berada diantara pasukan Belanda karena saat itu ia sedang memakai kaos merah Menchester United pasukan Belanda itu menuduhnya sebagai mata mata Inggris yang di zaman itu merupakan musuh bebuyutan BelandaLolos dari kepungan tentara Belanda Nono terperangkap di warung Mbok Rimbi disana ia dipekerjakan sebagai pembantu warung tanpa bisa melarikan diri Sebenarnya ada banyak kesempatan yang membuat ia bisa kabur begitu saja namun anehnya setiap kali ia lari ke arah manapun pada akhirnya ia akan kembali ke warung Mbok Rimbi Dengan kekuatan mistisnya rupanya Mbak Rimbi memang tak membiarkan Nono kabur dari warungnya karena Nono adalah Anak Rembulan sebutan bagi anak anak yang akan dipersembahkannya sebagai korban kepada Dewi KaliWalau pada akhirnya ia dapat lolos dari cengkraman Mbok Rimbi bukan berarti dia bisa pulang ke dunianya karena kemudian Nono menjadi tawanan sebuah kerajaan yang di pimpin Ratu Merah walau masih anak anak namun memiliki sifat yang kejam Karena Nono berani memandang wajah Sri Ratu maka ia dimasukkan dalam taman satwa untuk kemudian dikorbankan pada buaya buaya yang eksekusinya akan ditonton oleh seluruh penduduk kerajaanTak hanya itu Nono juga terperangkap dalam sebuah intrik dan konspirasi tingkat tinggi dalam kerajaan Sri Ratu Merah Sebuah konspirasi yang dilakukan pangeran Mahesasuro guna mempersunting sang Ratu sehingga ia bisa berkuasa Dengan pasukannya dan bantuan dari pasukan Belanda yang menginginkan harta dari kerajaan Ratu Merah Mahesasuro dan teman temannya merencanakan sebuah penyerbuan yang akan dilakukan pada saat terjadi kemeriahan di lingkungan istana yaitu saat Nono dan para tawanan lain dilemparkan ke kandang buaya dan singaPeristiwa itu akhirnya membawa Nono pada sebuah peperangan yang tak hanya berperang melawan senjata melainkan juga harus melawan kekuatan kekuatan mistis yang di masa itu lazim digunakan diantara para pendekar pendekar saktiBagi penggemar kisah fiksi fantasi lokal novel ini bisa jadi pilihan Djokolelono dengan sangat piawai membawa pembacanya masuk dalam dalam petualangan Nono di masa lalu Selain ceritanya yang seru novel ini juga menghadirkan 2 tokoh legenda Gunung Kelud yaitu Pangeran Mahesasuro dan LembusuroSayangnya penulis tidak mengeksplorasi legenda Gunung Kelud ini dengan lebih dalam dua tokoh legenda itu hanya dipakai untuk sebuah perebutan kekuasaan di kerajaan Ratu Merah Sementara legenda Gunung Kelud yang mengisahkan pengkhianatan cinta seorang putri bernama Dewi Kilisuci terhadap dua raja sakti Mahesasuro yang berkepala kerbau dan Lembusuro yang berkepala lembu hanya dikisahkan secara singkat lewat tuturan nenek Nono Padahal kalau penulis memasukkan legenda Gunung Kelud secara utuh dimana Nono berada diantara persaingan kedua tokoh legenda itu pastinya kisahnya akan semakin menarik dan legenda ini akan benar benar terekam dalam memori pembaca masa kiniWalau kisahnya dan plotnya sangat menarik tapi saya merasa ada beberapa hal yang tidak pas di novel ini Ketika kisah bergulir ke masa kini ketika Nono dan temannya Saarce berada di kota Blitar mereka hendak diculik karena si penculik mengira Saarce adalah anak duta besar Belanda Bagi saya anggapan dari si penculik ini kurang masuk akal bagaimana mungkin anak seorang duta besar Belanda yang akan berkunjung ke Blitar dapat dengan bebasnya sepedaan bersama temannya di pasar tanpa pengawalan polisi?Selain itu saya juga menemukan kejanggalan yang terdapat dalam ilustrasinya di ilustrasi halaman 196 terlihat kalau Sang Ratu mengenakan pakaian wanita Jawa padahal di ceritanya dikisahkan saat itu Sang Ratu sedang memakai pakaian prajurit pria untuk menyamar Lalu di ilustrasi penangkapan Saarce oleh penculik di halaman 327 terlihat bahwa si penculik itu memakai pakaian prajurit Jawa sedangkan dalam cerita dikisahkan bahwa si penculik itu menggenakan celana loreng tentaraTerlepas dari beberapa kejanggalan di atas imajinasi penulis yang kuat dalam membangun plot cerita fantasi dengan setting kerajaan di Jawa masa lampau kedatangan bangsa Belanda di Jawa plus sedikit legenda Gunung Kelud membuat novel ini memiliki keunggulan sendiri sebagai sebuah novel fantasi lokal yang dengan gagah hadir untuk bersaing ditengah gempuran berbagai novel fantasi terjemahan karya penulis penulis luarKehadiran novel ini tentunya juga bisa membuktikan bahwa tak hanya penulis penulis luar saja yang mampu membuat sebuah kisah fantasi yang bagus Malah dengan kisah fantasi bernuansa lokal seperti ini budaya dan legenda lokalpun turut terangkat kembali sehingga membuat para pembaca kita khususnya generasi muda semakin mengenal dan menghargai budaya dan legendanyaTiga bintang untuk novel ini apakah setelah ini Djokolelono akan kembali produktif menulis seperti dulu? Tentunya kita menghendaki demikian Selain menulis kisah kisah fantasi berikutnya harapan terbesar saya adalah dapat membaca karya fiksi ilmiah science fiction Djokolelono terbaru dengan nuansa lokal seperti yang menjadi novel debutannya Jatuhh ke Mataharihtanzilhttpbukuygkubacablogspotcom


  6. Dyah Dyah says:

    Spirited Away dengan kearifan lokal


  7. Truly Truly says:

    Bermula dari rasa penasaran dengan aneka kisah fantasi yang saya baca Menarik memang bahkan beberapa membuat saya terpesona Sangat jarang mengandung banyak unsur lokal Kalau ada biasanya tokohnya ya dia lagi dia lagi Padahal dengan begitu banyak legenda masih banyak yang bisa kita olahBisa buat sebuah kisah fantasi dengan unsur lokal? Tantang saya ke Andry Chang salah satu penulis kisah fantasi Dengan ketekunannya dalam melakukan riset serta semangatnya untuk memberikan yang terbaik tentunya hal ini bukanlah mustahil Terbukti ada sepenggal kisah dengn judul Reog besutannya Ternyata membaca kisah fantasi dengan unsur lokal juga menarikSebuah buntelan dari Kang Fanfan yang mewakili sebuah penerbit favoritku rupanya menjadi sarana pencapaian angan anganku Sebuah buku fantasi dengan judul Anak Rembulan – Negeri Misteri di Balik Pohon Kenari besutan Djokolelona mendarat dengan manis di mejaku diiringi rintik hukanPerkenalanku dengan Djokolelono bermula dari kisah kisah Enid Blyton terjemahan beliau dulu Lalu ada juga seri misteri ala Astrid Tapi kiprahnya tidak terbatas menerjemahkan buku saja beliau juga menulis banyak kisah Konon kisah yang berjudul “Jatuh ke Matahari” dianggap sebagai pelopor novel fiksi ilmiahAnak Rembulan – Negeri Misteri di Balik Pohon Kenari merupakan sebuah kisah fiksi fantasi yang serat unsur lokal Tokohnya Nono anak lelaki berusia 10 tahun Nono menggemari sepak bola layaknya anak lain Nono juga sering menggunakan kaos bola Salah satu yang disayanginya adalah kaos berwarna merah dengan lambang Manchester United yang oleh oleh Om Wiedha dari Bangkok Beberapa hal janggal dalam kisah ini seperti bagaimana bisa Saarche dikira anak dubes lalu yang ditanya oleh Suhu Tanzil seputar ilustrasi di halaman 196 dan 329 bukan 327 Suhu tak membuat buku ini kehilangan gregetnya Tapi yang paling mengganjal buat saya justru pada urusan ilustrasi Sosok Nono di kover depan Manta kok seperti mata orang kesurupan yah padahal dalam kisah ini digambarkan bahwa Nono adalah seorang anak yang cerdas tapi ini kok selain seperti orang kerasukan juga berkesal bengal dam menyebalkan yahBeda sekali sosok di kover dengan gambaran yang ada dibuku serta ilustrasi di halaman 110 Belum lagi kaos yang berbeda dihalaman 306 dengan kover


  8. Selvianty Yusuf Selvianty Yusuf says:

    Ku nggak ngerrtiiiiiiii adalah reaksi awal ketika membaca buku ini hingga di halaman 140an Lalu di 100 halaman berikutnya baru lebih jelas Dari gaya tulisannya saja memang keliatan jelas om djoko adalah seorang pendongeng Dia bercerita seolah olah pembacanya adalah para penonton drama panggung dan beliau lah naratornya Saya hampir bisa mendengar suaranya ketika membaca Sangat unik Sementara itu ceritanya sendiri begitu aneh Nono tadinya akan menikmati liburan di desa di Malang Awalnya tampak normal sampai ia mendengar legenda tentang pohon Kenari di pinggir sungai Njari Lalu tiba2 saja ia terselip waktu dan tiba di tanah Jawa kuno ketika Belanda pertama kali memasuki wilayah jawa timur Di sana ia bertemu Trimo yang sampai akhir ternyata memegang peranan penting Dari Trimo nono pun nyasar ke sebuah desa dan ia tidak bisa keluar dari tempat itu lalu dipaksa bekerja di warung ibu2 galak hampir mirip penginapan sihir di Spirited Away Di desa itu nono bertemu dengan lima pria yang kemudian membawanya pada situasi pelik lain ketika seorang pangeran menangkap mereka dan membawanya ke hadapan Sri Ratu yang masih kecil tapi kejam Situasinya begitu aneh bahkan Nono tidak mengerti tapi tanpa daya mengikuti saja Orang2 yang ditemui Nono bukan orang biasa Bagai kisah2 silat lain mereka punya aji ajian mandraguna Dan setelah segala keanehan lain berlanjut mencapai klimaksnya Nono kembali ke masa nya Dan satu per satu dari keanehan peristiwa Nono mulai terungkap Sayangnya pengungkapan misteri Nono ini malah terasa gak mulus Seolah2 om djoko mulai bosan dengan kisahnya sendiri dan sekenanya saja menyelesaikan bagian akhirnya Sampai rasanya saya bisa mendengar suara sudah ah segitu aja yang berlalu bersama angin syuuuu


  9. Fredrik Nael Fredrik Nael says:

    Baca dan diskusi di sini Diskusi Anak Rembulan;


  10. Pra Pra says:

    baru saja beli setelah diulas di Tempo


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *